Sabtu, 20 Maret 2010

Pengaruh Sinetron Remaja Terhadap Prilaku Siswa

Bab. II
Telelevisi merupakan salah satu contoh kemajuan Globalisasi. Dan televisi juga, dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif dalam kehidupan. Dan selain itu, televisi juga sebagai sarana komunikasi dan juga sebagai sarana hiburan. Misalnya, acara-acara hiburan. Seperti, acara-acara sinetron remaja.
Dan acara-acara sinetron remaja tsb. Memang, pada umumnya sebagai sarana hiburan. Tetapi, juga banyak berpengaruh negative dalam kehidupan, khususnya siswa.
Karena, masih banyak siswa yang masih belum bisa membedakan hal-hal yang bagaimana. Yang dapat di ambil dan di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Maka, perlu kesadaran siswa terhadap pengaruh apa saja yang dapat d terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan ambilah hal-hal positif dan yang bermanfaat-Nya saja.
Bab. III
-Kesimpulan
1. Telelevisi merupakan salah satu contoh kemajuan Globalisasi. Dan televisi juga, dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif dalam kehidupan.
2. Pengaruh sinetron remaja. Pada umumnya sebagai sarana hiburan. Tetapi juga banyak berpengaruh negatif dalam kehidupan, khususnya siswa.
-Saran
Dengan adanya karya tulis ini di harapkan siswa dapat mengurangi menonton acara-acara yang kurang bermanfaat. Dan memperbanyak menonton acara-acara yang lebih bermanfaat. Misalnya; berita dll. Yang, dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita.

Minggu, 14 Februari 2010

Selasa, 09 Februari 2010

Gambar Perkembangan Teknologi






Dampak Globalisasi Terhadap Kaum Perempuan

fenomena GLobalisasi secara terminologis dapat dimaknai sebagai intensifikasi relasi-relasi sosial seluas dunia yang menghubungkan lokalitas-lokalitas berjauhan sedemikian rupa sehingga peristiwa di satu tempat ditentukan oleh peristiwa lain yang terjadi bermil-mil jaraknya dari tempat tersebut dan sebaliknya.

Terminologi ini menekankan karakteristik khusus Globalisasi yang menjadi ruang hidup manusia modern yang ditandai oleh keluasan (extencity), kekuatan (intencity), kecepatan (velocity), dan dampak (impact) yang luar biasa dan yang belum terbayangkan sebelumnya.

Fenomena globalisasi dipicu oleh kemajuan industri, teknologi informasi, dan transportasi sehingga limitasi jarak kini bukan menjadi hambatan (borderless). Jika ditilik dari sisi ini globalisasi seakan-akan menjadi fenomena sosial lainnya, pada dirinya terkandung paradoksal dan ambivalensi.

Paradoks dan ambivalensi ini terlihat manakala fenomena ini ditempatkan pada tataran relasi-relasi antarindividu dan relasi-relasi antarnegara yang telah direduksi hanya pada dimensi ekonomi. Dominasi karakteristik ekonomi pada fenomena globalisasi inilah yang semestinya perlu dicermati karena kini telah berkembang menjadi isme yang dikenal dengan sebutan neoliberalisme.

Pada awalnya, neoliberalisme pertama-tama bukan urusan ekonomi, tetapi suatu proyek filosofis yang beraspirasi menjadi teori komprehensif tentang manusia dan masyarakat. Dengan kata lain neoliberalisme suatu bangunan ideologi tentang manusia dan pengaturan masyarakat. Namun relasi-relasi kultural, politik, legal, sosial, psikologis, estetik, spiritual, dan lainnya ditopang oleh transaksi laba rugi yang berlaku dalam kinerja ekonomi pasar.

Kemudian, neoliberalisme diproyeksikan sebagai desain kerangka normatif tentang bagaimana manusia dan tata masyarakat harus menjadi melalui: pertama, dengan proyek normatif memandang semua relasi manusia sebagai relasi pasar, neoliberalisme mengajukan sosok homo eoconomicus sebagai teori kodrat manusia dalam semua bidang kehidupan manusia. Kedua, setiap manusia perlu mengubah dirinya sesuai idiom pasar dan bisnis.

Artinya setiap apa saja yang melekat padanya adalah modal (capital) yang mesti diubah menjadi laba. Ketiga, karena setiap manusia dipandang sebagai homo eoconomicus, maka kemiskinan disebabkan kesalahan manusia itu sendiri.

Kemiskinan bukan masalah sosial, melainkan kegagalan mengubah asset diri menjadi laba. Solusinya bukan social welfare, tetapi individual self-care. Keempat, sesudah homo eoconomicus menjadi model perilaku manusia, maka Pemerintah juga harus dirubah menjadi pemerintah ekonomi (economic government). Negara/pemerintah sebagai perusahaan adalah idiom khas neoliberal. Perubahan ini membutuhkan landasan hukum melalui hukum yang mengatur aspek-aspek tata Negara (hukum tata Negara).

Kelima, perentangan prinsip pasar merambah tidak hanya pada bidang-bidang yang secara tradisional bukan wilayah ekonomi, tetapi juga menciptakan cabang serta ranting transaksi-transaksi baru yang sudah ada. Dengan kata lain dari suatu proses transaksi pasar diciptakan beberapa subtransaksi, kemudian dikembangkan berbagai sub-sub transaksi lain. Melalui proses ini muncul apa yang disebut ekonomi maya dengan buihnya yang sama sekali tidak punyai kaitan apapun dengan perkembangan ekonomi sektor riil.

Dampaknya Terhadap Kehidupan Perempuan

Beralihnya fungsi pemerintah sebagai pemegang kewajiban pemenuhan social welfare menjadi tanggung jawab individu (self-care) berdampak marginalisasi kelompok-kelompok rentan seperti kelompok perempuan, kelompok anak, kelompok miskin, dan kelompok rentan lainnya. Marjinalisasi ini dikarenakan kelompok rentan ini tersingkir tidak saja oleh kinerja prinsip daya beli menentukan jaminan penikmatan hak, tetapi juga oleh penghapusan jaring pengaman sosial.

Fenomena komodifikasi melalui mekanisme pasar layanan sosial mendasar seperti pendidikan, kesehatan, permukiman, air bersih, pangan yang kini terjadi merupakan bukti empiris marjinalisasi kelompok rentan. Kondisi ini diperparah dengan politik kebijakan anggaran publik yang menghilangkan subsidi layanan sosial mendasar dan subsidi lain yang dibutuhkan untuk menopang kehidupan warga negara.

Doktrin neoliberal menganggap alokasi anggaran tersebut dianggap membuang sumber finansial secara cuma-cuma yang sebenarnya bisa dialokasikan ke sektor lain yang lebih menguntungkan dan berpotensi mengakumulasi peningktan keuntungan ekonomis.

Dampak sistem ekonomi neoliberal terhadap pengalaman perempuan dalam perspektif feminisme berbeda satu perempuan dengan perempuan yang lain. Oleh karenanya dalam menganalisis dampak tersebut harus berangkat dan merujuk dari pengalaman perempuan itu sendiri. Hal ini sesuai dengan nilai-nilai feminisme yang menitikberatkan pada pengetahuan dan pengalaman individu perempuan.

Seiring dengan fenomena globalisasi, muncul feminisme global guna menjawab penindasan terhadap perempuan akibat dari kebijakan dan praktik-praktik globalisasi. Feminisme global menekankan bahwa penindasan terhadap perempuan di satu bagian dunia seringkali disebabkan oleh apa yang terjadi di bagian dunia yang lain.[ Charlotte Bunch mengidentifikasi 2 (dua) tujuan jangka panjang feminisme global :

  1. Hak setiap perempuan atas kebebasan memilih, dan kekuatan untuk mengendalikan hidupnya sendiri di dalam dan di luar rumah. Memiliki kekuasaan atas hidup dan tubuh perempuan sendiri merupakan hal yang esensial untuk memastikan adanya rasa kebanggaan dan otonomi pada setiap perempuan
  2. Penghapusan semua bentuk ketidakadilan dan penindasan dengan menciptakan tatanan sosial dan ekonomi yang lebih adil secara nasional dan internasional. Hal ini berarti keterlibatan perempuan dalam perjuanagan kebebasan nasional, dalam perencanaan pembangunan nasional, dan perjuangan bagi perubahan di tingkat lokal dan global.
SUMBER
http://www.g-excess.com/id/dampak-globalisasi-terhadap-kaum-perempuan.html

Nama : SArah Muhibah Agustin
Kelas : IX-A

Selasa, 02 Februari 2010

Kamis, 21 Januari 2010

Rabu, 20 Januari 2010

D'aLwayzZ


Foto-Foto D'aLwayzZ



Puisi persabatan..

WAKTU



Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?....
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.

Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.

Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.


Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.

Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?

Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musimyang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.


PERSAHABATAN
Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata "tidak" di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata "ya".

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada 'kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacitayang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

persahabatan

Persabatan Sejati Adalah Bila.........

Anda dan dia bisa menjadi teman di kala suka dan duka.

Anda mau meluangkan waktu untuk memperhatikannya, begitu pula dia pada Anda.

Di antara Anda dan dia ada kasih sayang yang tulus dan tanpa pamrih.

Di antara Anda dan dia tak ada kepura-puraan

Di antara anda dan dia tidak pelit memuji

Anda mau minta maaf dan memaafkan bisa ada perselisihan, begitu pula dia pada Anda.

Di antara Anda dan dia bisa saling mempercayai.